Tampilkan postingan dengan label Dunia Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Perkuat Kompetensi Digital, Guru SDIT Arrahmah Ikuti Diseminasi Koding dan Kecerdasan Artifisial

 


www.sditarrahmahlumajang.sch.id - Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) SD Kecamatan Tekung menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), Pembelajaran Mendalam, dan Kokurikuler pada Rabu–Kamis, 28–29 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Wonokerto 02 dan diikuti oleh guru kelas 3 dan 4 SD Negeri dan Swasta se-Kecamatan Tekung.


Kegiatan diseminasi ini menghadirkan narasumber yang sama seperti kegiatan sebelumnya, yaitu Pendamping Satuan Pendidikan Ibu Dra. Kun Kumariyati Endang Agustini, M.M., M.Pd. dan Ibu Etik Asmawati, S.Pd.SD, M.M. Keduanya menyampaikan materi terkait konsep, strategi, serta praktik implementasi pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial yang terintegrasi dengan pembelajaran mendalam dan kokurikuler di sekolah dasar.


Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi pemaparan materi, diskusi, dan contoh penerapan pembelajaran inovatif yang mendorong kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan pemecahan masalah pada peserta didik. Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif, terlihat dari antusiasme guru dalam bertanya dan berdiskusi.


Pada kegiatan ini, empat guru dari SDIT Arrahmah turut berpartisipasi aktif. Keikutsertaan tersebut merupakan bentuk komitmen SDIT Arrahmah dalam meningkatkan kompetensi guru serta mendukung implementasi pembelajaran berbasis teknologi dan pembelajaran mendalam di lingkungan sekolah.


Melalui kegiatan diseminasi ini, KKKS SD Kecamatan Tekung berharap para guru mampu mengimplementasikan hasil kegiatan secara nyata di satuan pendidikan masing-masing, sehingga dapat meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran di sekolah dasar se-Kecamatan Tekung.***

IFP sebagai Jembatan Pembelajaran Abad 21 Berbasis Nilai Islam di SDIT Arrahmah

 

Ustadz Suwono sedang mengajar PJOK memanfaatkan IFP

www.sditarrahmahlumajang.sch.id - Opini | Hadirnya Interactive Flat Panel (IFP) yang difasilitasi oleh Kementerian Pendidikan telah menjadi salah satu bentuk nyata dalam menguatkan kualitas pembelajaran di SDIT Arrahmah. IFP bukan hanya dipandang sebagai perangkat teknologi, tetapi sebagai media strategis untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan, keterampilan abad 21, dan nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran.


Para guru SDIT Arrahmah memanfaatkan IFP secara optimal sebagai sarana penunjang pembelajaran yang aktif, kreatif, dan bermakna. Materi pelajaran disajikan secara visual-interaktif, mulai dari presentasi tematik, video pembelajaran, simulasi sains, hingga penayangan ayat Al-Qur’an, hadits, dan kisah teladan yang relevan dengan materi. Hal ini menjadikan pembelajaran lebih kontekstual serta memudahkan peserta didik memahami hubungan antara ilmu dan nilai spiritual.


Dari sisi pedagogis, penggunaan IFP mendorong guru untuk mengembangkan pembelajaran yang berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS). Siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi diajak menganalisis, berdiskusi, memecahkan masalah, dan menyampaikan pendapat secara percaya diri. Kolaborasi antara guru dan siswa terbangun lebih kuat, sejalan dengan visi SDIT Arrahmah dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.


Lebih dari itu, pemanfaatan IFP di SDIT Arrahmah juga memperkuat internalisasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran. Guru dapat dengan mudah menautkan konsep akademik dengan nilai akhlak, adab belajar, serta keteladanan Rasulullah ﷺ. Teknologi pun menjadi wasilah kebaikan, bukan sekadar alat modernisasi, tetapi sarana pendidikan yang mendukung misi tarbiyah Islamiyah.


Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendidikan atas dukungan sarana pembelajaran berupa Interactive Flat Panel (IFP). Bantuan ini sangat berarti bagi SDIT Arrahmah dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh pendidikan.


Semoga sinergi antara pemerintah dan satuan pendidikan ini terus berlanjut, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mencetak generasi sholeh, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.***

Asyik dan Bermakna: Guru SDIT Arrahmah Ikuti Diseminasi Kepemimpinan dan Penguatan Karakter



www.sditarrahmahlumajang.sch.id - Belajar sepanjang hayat, begitulah slogan guru-guru SDIT Arrahmah. Kali ini, Senin, 15 Desember 2025 guru-guru terbaik SDIT Arrahmah mengikuti kegiatan Diseminasi Kepemimpinan dan Penguatan Pengembangan Karakter yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kecamatan Tekung di SDN Wonokerto 2 Tekung, mulai pukul 07.30 hingga 14.00 WIB.


Kegiatan diseminasi ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pendidik serta meneguhkan peran guru dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik. Melalui forum ini, para guru mendapatkan wawasan baru terkait strategi kepemimpinan pembelajaran, penguatan budaya sekolah, serta praktik baik dalam pengembangan karakter siswa yang selaras dengan nilai-nilai pendidikan nasional.

Perwakilan guru SDIT Arrahmah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias, mulai dari pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga berbagi pengalaman praktik kepemimpinan di satuan pendidikan masing-masing. Keikutsertaan ini menjadi bentuk komitmen SDIT Arrahmah dalam meningkatkan profesionalisme guru sekaligus memperkuat implementasi pendidikan karakter di lingkungan sekolah.


Diharapkan, hasil dari diseminasi ini dapat ditindaklanjuti dan diimplementasikan secara berkelanjutan di SDIT Arrahmah, sehingga mampu menciptakan iklim sekolah yang berkarakter, berdaya saing, serta melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan berjiwa kepemimpinan.***

Muswil 6 JSIT Jawa Timur Resmi Dibuka, Dorong Kolaborasi dan Inovasi Pendidikan SIT

Berfoto bersama Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Pembina, Ketua JSIT Pusat dan Wilayah, dan semua ketua Daerah se-Jatim


www.sditarrahmahlumajang.sch.id | Sidoarjo, 6–7 Desember 2025 — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Timur resmi menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-6 di Fave Hotel Sidoarjo. Kegiatan dua hari ini mengusung tema “Berkolaborasi dan Berinovasi: Wujudkan Pendidikan Bermutu di Jawa Timur.” Muswil menjadi forum strategis bagi pimpinan SIT se-Jatim untuk merumuskan arah gerak pendidikan Islam terpadu lima tahun ke depan.


Dalam sambutan pembuka, Ahmad Fikri, M.Pd., NLP., Ketua Umum JSIT Indonesia, menegaskan bahwa Muswil merupakan momentum tajdid—pembaruan gerak organisasi, penyegaran niat, dan peningkatan kualitas program.


“Keberadaan JSIT bukan semata aktivitas organisasi, tetapi bagian dari dakwah yang menuntut keteladanan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya profil guru dan pengurus SIT yang sederhana, berkepribadian Islam, dan mampu melahirkan generasi baru pembawa nilai-nilai kebaikan.


Hadir memberikan sambutan sekaligus membuka acara, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, menyampaikan apresiasi atas pencapaian sekolah-sekolah SIT dalam menembus berbagai perguruan tinggi negeri.


“JSIT merupakan bagian penting dari ekosistem pendidikan Jawa Timur,” tegasnya.

Beliau menyatakan bahwa peningkatan prestasi siswa SIT menunjukkan kualitas pengelolaan dan mutu layanan pendidikan yang baik.


Ketua JSIT Jawa Timur, Moch. Edris Effendi, S.T., M.PSDM., melaporkan perkembangan signifikan JSIT Jatim dalam empat tahun terakhir.


“Sidoarjo dipilih sebagai tuan rumah karena merupakan wilayah dengan pertumbuhan SIT tertinggi di Jawa Timur,” ungkapnya.

Saat ini JSIT Jatim menaungi 437 sekolah, meningkat dari sebelumnya 354 sekolah. Terdapat 83 sekolah baru yang bergabung dalam empat tahun terakhir.


Pertumbuhan ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap model pendidikan Islam Terpadu di Jawa Timur.


Muswil 6 JSIT Jatim diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya :

1. Seminar Pendidikan

2. Sidang komisi dan pleno pembahasan program kerja kepengurusan periode berikutnya

3. Penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya

4. Launching program dan penguatan branding JSIT Jatim

5. Peneguhan komitmen kolaborasi antarwilayah dan daerah

6. Silaturahmi akbar 400+ peserta dari kabupaten/kota se-Jatim

7. Lokakarya pengurus yayasan SIT se Jatim


Kegiatan berlangsung khidmat dan produktif dengan suasana kekeluargaan khas JSIT.


Melalui Muswil 6 ini, JSIT Jawa Timur meneguhkan kembali komitmennya untuk menguatkan kolaborasi, memperluas inovasi, dan meningkatkan mutu pendidikan di seluruh SIT yang bernaung di bawahnya. Diharapkan hasil Muswil menjadi energi baru untuk melahirkan generasi yang berakhlak mulia, unggul, dan siap menjadi pemimpin masa depan.***

Kalender Pendidikan Jawa Timur 2025-2026


www.sditarrahmahlumajang.sch.id - Kalender Pendidikan Bagi Satuan Pendidikan Provinsi Jawa Timur tahun ajaran 2025/2026 telah terbit. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sudah mengumumkan dan membagikan kalender pendidikan tersebut ke semua jaringan dinas pendidikan dan meneruskan hingga ke sekolah, para guru, dan publik. 


Kalender pendidikan merupakan pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran murid selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun ajaran, pekan efektif belajar, waktu pembelajaran efektif, dan hari libur.


Berikut beberapa informasi umum dalam Kalender Pendidikan 2025-2026 :

(1) Permulaan tahun ajarahh6n dimulai pada hari Senin tanggal 14 Juli 2025; 

(2) Akhir tahun ajaran pada hari Sabtu tanggal 20 Juni 2026.

(3) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berlangsung selama 3 (tiga) hari yaitu tanggal 14, 15, dan 16 Juli 2025. 


Selengkapnya bisa lihat dan unduh Kalender Pendidikan Jatim 2025-2026 berikut ini:

Kalender Pendidikan Jatim 2025-2026

SDIT Arrahmah Jadi Tuan Rumah Halal Bihalal GTK se-Kecamatan Tekung Tahun 2025

www.sditarrahmahlumajang.sch.id -  Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti lingkungan SDIT Arrahmah pada Sabtu pagi, 19 April 2025, kami menjadi tuan rumah kegiatan Halal Bihalal keluarga besar guru dan tenaga kependidikan (GTK) SD negeri dan swasta se-Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang.


Acara yang dihadiri oleh sekitar 200 peserta, terdiri dari seluruh GTK di bawah naungan Korwil Tekung, juga dihadiri oleh pendamping PAUD serta seluruh karyawan Kantor Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Tekung.


Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Satupan, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturrahmi antar guru, baik dari sekolah negeri maupun swasta, sebagai upaya memperkuat sinergi dan semangat kolaborasi dalam memajukan dunia pendidikan di Kecamatan Tekung.


Hal senada disampaikan oleh Korwil Dindik Tekung, Agus Suryono, M.Pd. Ia mengapresiasi SDIT Arrahmah sebagai tuan rumah dan berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan sebagai forum komunikasi dan penguatan ukhuwah antar sesama pendidik.


Sebagai narasumber, hadir Ust. Muhammad Nailul Autsar, yang menyampaikan tausiyah seputar pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, saling memaafkan, serta mengokohkan nilai-nilai kebersamaan dalam mendidik generasi bangsa.


Kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan siswa-siswi SDIT Arrahmah yang membawakan tari dan lagu bertema Lebaran, menambah semarak dan keceriaan suasana halal bihalal.


Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti prosesi saling bersalaman dan bermaafan, sebagai bentuk penyucian hati dan langkah baru pasca Ramadhan untuk terus semangat menebar manfaat dalam dunia pendidikan.


Acara berlangsung lancar, penuh khidmat, serta membawa kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. (/humas)

Cegah Pemalsuan, Ijazah Akan Berbentuk Elektronik Mulai 2025



www.sditarrahmahlumajang.sch.id - Mulai tahun 2025 ini, akan diberlakukan eijazah mulai jenjang SD/MI hingga jenjang SMA/SMK/MA. Kemendikdasmen menetapkan bahwa hanya sekolah yang telah terakreditasi yang berhak menerbitkan ijazah elektronik. Sehingga ijazah sudah tidak harus dicetak lagi, tetapi hanya berbentuk berkas elektronik yang bisa dicetak secara mandiri oleh para murid. Ijazah elektronik ini diharapkan memudahkan proses administrasi murid menuju jenjang berikutnya sekaligus meminimalkan praktik pemalsuan ijazah.


Hal tersebut berdasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2024 tentang Ijazah Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah yang menegaskan bahwa penerbitan ijazah harus memenuhi tiga prinsip utama, yaitu validitas, akurasi, dan legalitas.


Dengan diberlakukannya eijazah ini, diharapkan akan mengatasi berbagai permasalahan yang selama ini terjadi, mulai keterlambatan blanko ijazah, lamanya penulisan manual ijazah, hingga banyaknya praktik pemalsuan ijazah.


Ketentuan Sekolah Cetak Ijazah Sendiri

Ijazah elektronik kemudian dapat dicetak sendiri oleh sekolah. Diharapkan, otonomi sekolah dalam proses penerbitan ijazah dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi distribusinya.


Sekolah yang boleh cetak ijazah sendiri adalah sekolah yang terakreditasi. Sedangkan sekolah yang belum terakreditasi tidak dapat mencetak ijazah sendiri.


Lebih lanjut, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan sekolah yang hendak mencetak ijazah sendiri:

  • Pastikan nomenklatur atau nama sekolah dengan nama yang tercantum di izin operasional.
  • Pastikan seluruh data siswa tingkat akhir sudah terdaftar dan dinyatakan valid di dashboard ijazah.
  • Perbarui data yang tidak sesuai melalui aplikasi untuk persiapan data awal calon penerima ijazah.



Seminar Parenting SDIT Ar Rahmah Tukum: Peran Ibu sebagai Pilar Pengasuhan, Pembimbing, dan Pelindung Generasi Masa Depan

 

Tukum, 21 Desember 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Tim Fase C (Kelas 5 dan 6) SDIT Ar Rahmah Tukum menyelenggarakan seminar parenting bertema “Ibu: Pilar Pengasuhan, Pembimbing, dan Pelindung Generasi Masa Depan”. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 21 Desember 2024, di aula SDIT Ar Rahmah Tukum dengan narasumber utama Ust. Drs. H. Zainal Arifin, MA.

 

Acara dimulai pukul 07.30 WIB dengan pembukaan oleh Kepala Sekolah SDIT Ar Rahmah Tukum. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan pentingnya peran ibu dalam membentuk karakter anak sebagai generasi penerus bangsa.

 

Ust. Drs. H. Zainal Arifin, MA, dalam materi yang disampaikannya, mengupas tentang bagaimana peran keluarga, terutama Ibu memiliki peran strategis dalam pengasuhan, baik sebagai pembimbing spiritual maupun pelindung keluarga. “Seorang ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Kecerdasan emosional, spiritual, dan intelektual seorang anak dimulai dari rumah, di bawah pengasuhan ayah dan ibu,” ujar beliau dalam ceramahnya.

 

Beliau juga menyampaikan bahwa kunci sukses pendampingan anak adalah mendidik dengan cinta.  "Jangan salah kaprah : Mencintai tetapi tidak mendidik, Mendidik tetapi tidak mencintai", kata beliau. Seyogyanya orang tua membangun kedekatan dengan anak (Frendship)
dengan memberikan perhatian yang sensitif, responsif terhadap kebutuhan anak, dan menjadi bisa menjadi partner sosial yang interaktif. Orang tua jangan mendominasi, tetapi beri kesempatan agar anak bisa menjelaskan apa yang harus dilakukan, apa masalah yang dihadapi,  apa obsesinya, dan jadilah teman diskusi dan memberi solusi.

 

Peserta seminar yang terdiri dari orang tua siswa kelas 5 dan 6, orang tua kelas di bawahnya yang belum mengikuti parenting pada pertemuan sebelumnya, dan guru tampak antusias mengikuti setiap sesi. Seminar ini tidak hanya memberikan wawasan teoritis, tetapi juga menawarkan solusi praktis untuk menghadapi tantangan pengasuhan di era modern.

 

Kegiatan seminar parenting ini berakhir pada pukul 10.00 WIB, yang kemudian dilanjutkan dengan agenda pembagian rapor Semester 1 kepada para siswa di kelas masing-masing.

 

Melalui seminar ini, SDIT Ar Rahmah Tukum berharap dapat semakin mempererat sinergi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendidik generasi muda, sekaligus meneguhkan peran ibu sebagai pilar utama dalam keluarga dan masyarakat.

Grand Opening Kantin Sehat "Amanah" di SDIT Arrahmah: Wujud Kerja Sama Harmonis dalam Meningkatkan Kesehatan dan Pendidikan Anak

 Tukum19 Desember 2024 - SDIT Arrahmah menggelar acara grand opening Kantin Sehat "Amanah" pada hari Kamis, 19 Desember 2024. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Komite SDIT Arrahmah, Bapak Sulari Adi Sucipto, dan diresmikan oleh Kepala SDIT Arrahmah, Ibu Inin Fariana. Dengan adanya kantin sehat ini, sekolah berharap dapat memberikan pilihan makanan yang lebih bergizi dan mendukung kesehatan serta tumbuh kembang siswa.

Kantin Sehat "Amanah" ini merupakan hasil kerja keras yang dimulai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama pada tanggal 23 Maret 2024. Sejak saat itu, pembangunan kantin ini melibatkan berbagai pihak yang berperan penting, termasuk dukungan penuh dari Komite SDIT Arrahmah serta kontribusi dari berbagai pihak yang peduli terhadap kesehatan dan pendidikan anak-anak.

Dalam sambutannya, Kepala SDIT Arrahmah, Ibu Inin Fariana, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terwujudnya kantin sehat ini. "Kantin Sehat 'Amanah' merupakan bentuk nyata dari kerja sama yang harmonis antara pihak sekolah dan komite sekolah dalam mendukung perkembangan anak-anak, baik dari segi kesehatan maupun pendidikan. Dengan adanya kantin ini, kami berharap anak-anak dapat menikmati makanan sehat yang bergizi, sehingga dapat mendukung proses belajar mereka dengan lebih optimal," ungkapnya.

Kantin Sehat "Amanah" memiliki berbagai pilihan menu yang sehat dan bergizi, dengan bahan makanan yang dipilih secara cermat untuk mendukung kebutuhan gizi siswa. Selain itu, kantin ini juga diharapkan menjadi tempat edukasi bagi anak-anak mengenai pentingnya pola makan sehat sejak usia dini.

Bapak Sulari Adi Sucipto, sebagai Ketua Komite SDIT Arrahmah, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menambahkan, "Kantin Sehat 'Amanah' bukan hanya sekedar tempat makan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya kami untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan anak-anak dalam rangka menciptakan generasi yang cerdas, sehat, dan kuat."

Dengan adanya fasilitas ini, SDIT Arrahmah berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan serta kesehatan anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, baik dari segi fisik maupun mental.

Kantin Sehat "Amanah" kini menjadi bagian integral dari SDIT Arrahmah, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh siswa dalam mencapai potensi terbaik mereka.

Naura Tampilkan Daur Ulang Sampah Plastik Cantik di Expo Gebyar Prestasi Kurikulum Merdeka Dindikbud 2024


www.sditarrahmahlumajang.sch.id - Sampah plastik yang kita buang sembarangan ternyata bisa menjadi masalah besar bagi lingkungan kita. Sampah plastik sulit terurai dan dapat mencemari tanah, air, bahkan laut. Hewan-hewan laut seringkali terjerat atau memakan sampah plastik hingga menyebabkan kematian.
 
Untuk mengatasi masalah ini, kita perlu lebih peduli terhadap lingkungan dan mencari cara untuk mengurangi jumlah sampah plastik. Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah dengan mendaur ulang sampah plastik menjadi benda yang bermanfaat.

Hal di atas menjadi latar belakang Jenjang kelas Fase B SDIT Arrahmah untuk membuat Proyek P5 dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan “Recycle Sampah Plastik”.

Naura Hasna Annida biasa dipanggil Naura, salah satu siswi SDIT Arrahmah yang saat ini duduk di bangku kelas 4 Abdurrahman Bin Auf berupaya untuk mengasah kreatifitasnya dengan mendaur ulang sampah plastik menjadi barang cantik yang bermanfaat dan mempunyai nilai jual.

Jum’at (13 Desember 2024) pada agenda Expo Gebyar Prestasi Kurikulum Merdeka yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lumajang dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-769 Kabupaten Lumajang (Harjalu), Naura didampingi Kepala Sekolah dan wali kelasnya tampil unjuk kreatifitas mendaur ulang sampah plastik.


Berbekal sampah plastik berupa toples bekas, sendok plastik bekas, bohlam lampu, kabel listrik, dan lem tembak, Naura merangkainya menjadi barang baru yang berdaya guna. Dengan ketelatenan serta kesabaran, satu persatu sendok plastic bekas yang sudah dipotong gagangnya ditempel pada toples bekas menggunakan lem tembak sehingga akhirnya membentuk sebuah lampu hias yang unik dan cantik.

 
Dengan membuat lampu hias dari sendok plastik, kita tidak hanya mengurangi sampah plastik, tetapi juga menciptakan karya seni yang unik dan bermanfaat. Selain itu, proyek ini juga mengajarkan kita untuk lebih menghargai lingkungan dan menjadi generasi yang peduli terhadap masa depan bumi.

SDIT Ar Rahmah Tukum Dorong Generasi Emas Lewat Lomba Tahfidh dan Mewarnai Tingkat TK/RA se-Kabupaten Lumajang

 

Tukum - SDIT Ar Rahmah Tukum Lumajang menggelar Lomba Tahfidh dan Mewarnai tingkat TK/RA se-Kabupaten Lumajang pada Kamis (12/12/2024). Kegiatan ini menjadi ajang bagi anak-anak usia dini untuk menunjukkan bakat dan potensi mereka, baik dalam menghafal Al-Qur’an maupun seni kreatif.

Sebanyak 120 peserta dari berbagai lembaga pendidikan TK/RA di Lumajang turut ambil bagian dalam acara ini, terdiri dari 60 peserta lomba tahfidh dan 60 peserta lomba mewarnai. Selain untuk mengasah keterampilan, acara ini menjadi bagian dari komitmen SDI Ar Rahmah dalam membangun generasi emas yang unggul secara spiritual, akademik, dan kreatif.

Dalam kategori lomba mewarnai, Bahtiar Muhammad Al Fatih dari RAM NU 12 Kunir Kidul berhasil meraih juara pertama dengan nilai tertinggi, yaitu 86. Sementara itu, Felisa Sauqi Aulia Al Ghifari dari RAM NU 77 Banyuputih Kidul tampil memukau dengan raihan nilai 98 di kategori lomba tahfidh, menjadikannya juara pertama.

Berikut daftar lengkap pemenang:

    Lomba Mewarnai:

        Juara 1: Bahtiar Muhammad Al Fatih (RAM NU 12 Kunir Kidul), nilai 86

        Juara 2: M. Iqbal Maulana (RAM NU 77 Banyuputih Kidul), nilai 82

        Juara 3: Danil Heri Ramadhan (RAM NU 77 Banyuputih Kidul), nilai 80

        Favorit Kelompok A: Aida Naila E. (RAM NU DAFA Karangbendo)

    Lomba Tahfidh:

        Juara 1: Felisa Sauqi Aulia Al Ghifari (RAM NU 77 Banyuputih Kidul), nilai 98

        Juara 2: M. Ilham Dwi Saputra (RAM NU 33 Tukum Selatan), nilai 94

        Juara 3: M. Raffasya Al Farizki (RAM NU 33 Tukum Selatan), nilai 92

Lomba ini tidak hanya sekedar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar-lembaga pendidikan di Lumajang. Selain itu, acara ini memberikan motivasi bagi anak-anak untuk terus mengembangkan bakat mereka di bidang spiritual dan seni.

“Anak-anak kita adalah investasi masa depan. Dengan kegiatan seperti ini, kita membantu membentuk kepribadian mereka agar menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan jiwa kreatif,” imbuh dia

Selain menampilkan bakat individu, acara ini juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan lembaga pendidikan dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang inspiratif.

Acara diakhiri dengan pemberian piala, hadiah, dan sertifikat bagi para pemenang. SDIT Ar Rahmah Tukum berharap kegiatan ini terus berkembang menjadi agenda tahunan yang lebih besar, dengan dampak positif yang lebih luas bagi dunia pendidikan di Kabupaten Lumajang.

Bagi yang menghendaki Sertifikat Peserta, bisa klik tautan berikut ini:

Siswa Kelas 5 dan 6 Ziarah Ke TMP Lumajang : Tumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Nasionalisme

Lumajang, SDIT Arrahmah - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, siswa kelas 5 dan 6 SDIT Arrahmah Tukum Lumajang mengadakan kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Lumajang. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 20 November 2024, sedikit mundur dari peringatan resmi pada tanggal 10 November, karena menyesuaikan jadwal TMP dan perizinan dari Dinas Sosial.

Ziarah ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat patriotisme dan nasionalisme di kalangan siswa. Didampingi oleh guru, para siswa mengikuti upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan dengan penuh khidmat. Mereka juga melakukan tabur bunga di makam para pahlawan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pejuang bangsa.

Wakil Kepala Sekolah SDIT Arrahmah, Ibu Jahrotul Hamiyah, S.Pd.SD, menyampaikan pentingnya kegiatan ini dalam membangun karakter generasi muda. “Kegiatan ziarah ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan rasa cinta tanah air kepada siswa sejak dini. Dengan mengenang jasa para pahlawan, kami ingin siswa memahami bahwa kebahagiaan yang kita nikmati saat ini adalah hasil perjuangan besar mereka,” ujarnya.

Selain ziarah, para siswa juga mengikuti sesi edukasi singkat dari pengelola TMP Lumajang tentang sejarah perjuangan pahlawan lokal yang dimakamkan di sana. Sesi ini menambah wawasan siswa tentang peran penting pahlawan daerah dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Semua siswa antusias mengikuti kegiatan ini. “Saya jadi tahu bahwa banyak pahlawan yang berjuang untuk kita. Termasuk di daerah kita. Kita harus menghormati mereka dan menjaga negara kita agar tetap maju,” kata salah seorang siswa.

Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur. Melalui kegiatan seperti ini, SDIT Arrahmah Tukum Lumajang berharap dapat terus menumbuhkan semangat patriotisme di kalangan generasi muda, sehingga mereka dapat menjadi penerus bangsa yang berjiwa nasionalis dan memberikan kontribusi positif bagi Indonesia. (Nur)

Buku Teks Kurikulum Merdeka untuk Guru dan Siswa Tingkat SD/MI Lengkap

www.sditarrahmahlumajang.sch.id -  Buku-buku ini dikembangkan dan diterbitkan oleh unit-unit kerja di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk kebutuhan siswa, guru, atau masyarakat Indonesia.

Pelaku perbukuan terdiri atas Penulis, Penerjemah, Penyadur, Editor, Desainer, Ilustrator, Pencetak, Pengembang Buku Elektronik, Penerbit, dan Toko Buku.

Buku-buku ini merupakan buku yang diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia, sehingga masyarakat Indonesia diizinkan memanfaatkan buku ini termasuk mengunduh dan mencetaknya. Namun, jika akan diperjual belikan, dilarang menjual lebih dari harga eceran tertinggi (HET) yang tertera di sampul belakang buku.

Bagi guru dan murid yang sekolahnya yang mulai menerapkan Kurikulum Merdeka, bisa mengunduh atau download buku Kurikulum Merdeka berbentuk PDF secara gratis melalui tautan berikut ini.

 

Klik pada gambar untuk menuju ke halaman unduh dan baca buku

 

KELAS 1


KELAS 2


 

KELAS 3 



KELAS 4


 

KELAS 5


 

KELAS 6


30 Peserta Didik SDIT Ar Rahmah Ikuti Simulasi ANBK Tahun 2023

www.sditarrahmahlumajang.sch.id - Pada hari Senin, 7 Agustus 2023 dilaksanakan simulasi ANBK tahun 2023 di SDIT Ar Rahmah. Sebanyak 30 peserta didik yang terdaftar menjadi peserta ANBK tahun ini mengikuti simulasi tersebut dengan sungguh-sungguh. Kegiatan ini dilaksanakan di Lab Komputer SDIT Ar Rahmah, dimulai pada pukul 09.00 WIB.

Kegiatan sempat terkendala karena gangguan server pusat. Pada akhirnya berhasil dilaksanakan dengan baik, meskipun sempat beberapa peserta terputus koneksinya. Ini adalah pengalaman berharga buat ananda mengerjakan ANBK, dengan model soal yang beragam, pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, isian, uraian, menjodohkan, benar-salah, dan model soal lainnya. Yang menjadi tantangan adalah karena beberapa peserta belum terbiasa menggunakan komputer atau laptop, sehingga perlu pendampingan untuk menyelesaikan simulasi ini.

Kegiatan ini dipandu langsung oleh operator ANBK, Ust. Wildan Hadi Wijaya, S.Pd dan dibantu Ust. Nurwanto, S.Pd. Alhamdulillah, selama pelaksanaan berlangsung jaringan internet stabil dan tidak ada gangguan, begitu juga perangkat yang sudah disiapkan. Kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi, sesi 1 dilaksanakan pukul 09.00-11.00 sebanyak 15 peserta, dan sesi 2 dilaksanakan pukul 12.30-14.30 sebanyak 15 peserta.

Semoga pada pelaksanaan ANBK yang sesungguhnya nanti sukses! Aamiin. *Humas



 

Mengajar Ala Rasulullah

www.sditarrahmahlumajang.sch.id - Rasulullah adalah contoh teladan yang sempurna dalam kehidupan dan ajarannya. Meskipun kita tidak bisa menandingi kehebatan beliau, ada beberapa sifat dan tindakan yang dapat kita teladani sebagai seorang guru:

1. Keteladanan dan akhlak mulia 

Rasulullah adalah contoh teladan dalam akhlak dan budi pekerti. Sebagai seorang guru, kita harus menunjukkan sikap dan perilaku yang baik kepada murid-murid kita. Jadilah teladan dalam kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan etika yang baik. 

Dalam Alquran, Allah SWT berfirman:

 لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ 

Artinya: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS. Al Ahzab: 21)

Ibnu katsir menerangkan bahwa ayat yang mulia itu merupakan dalil pokok yang paling besar, yang menganjurkan kepada manusia yang beriman agar meniru Rasulullah SAW dalam semua ucapan, perbuatan, dan sepak terjangnya.

Karena itulah Allah SWT memerintahkan kepada kaum mukmin agar meniru sikap Nabi SAW dalam hal kesabaran, keteguhan hati, kesiagaan, dan perjuangannya, serta tetap menanti jalan keluar dari Allah SWT. Semoga shalawat dan salam-Nya terlimpahkan kepada Rasulullah SAW sampai hari kiamat.

Salah satu alasan diutusnya Nabi Muhammad SAW oleh Allah SWT di Arab tidak lain untuk membenahi akhlak masyarakat pada masa itu. 

Hal ini disebutkan dalam hadits.

 عَنْ أَبِي هُرَيرة قَالَ: قَالَ رسولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "إِنَّمَا بُعِثتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ

Dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak-akhlak yang baik. 

Mengenai akhlak Nabi SAW, Siti Aisyah radhiallahu anha menjawab: كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ Artinya: Akhlak beliau adalah Al-Qur’an. Yakni sebagaimana yang terdapat di dalam Al-Quran.

2. Kasih sayang dan perhatian

Rasulullah sangat memperhatikan murid-muridnya. Beliau memberikan perhatian penuh terhadap kebutuhan mereka, mengenal mereka secara personal, dan mendengarkan dengan sungguh-sungguh. Sifat ini juga harus dimiliki oleh seorang guru modern.

قَالَ أَبُو الْتِّيَّاحِ: عَنْ أَنَسٍ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَحْسَنِ النَّاسِ خُلُقًا 

Abut Tayyah telah meriwayatkan dari Anas r.a. hadis berikut: Rasulullah Saw. adalah orang yang paling baik akhlaknya.

3. Sabar dan penyabar

Rasulullah bersikap sabar dalam menghadapi kesulitan dan tantangan Sebagai seorang guru kita akan menghadapi berbagai situasi yang menuntut kesabaran. Bersabarlah dalam membantu murid mengatasi kesulitan belajar atau masalah pribadi.

Di dalam Al-Quran, Allah ta’ala memerintahkan kita untuk bersabar pada dua hal,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّـهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung. (QS. Ali Imran : 200)

Perintah sabar yang pertama, adalah sabar mewujudkan iman yang pokok. Kemudian sabar yang kedua, untuk mewujudkan penyempurna iman.

Ini menunjukkan pentingnya sabar, dan kita diperintah sabar, sampai bertemu Allah. Karena memperjuangkan agar iman ini semakin dan semakin sempurna; diantara yang paling urgent berjuang melalui ilmu, adalah perjuangan sampai akhir hayat. Ini juga bukti bahwa sabar itu tidak ada batasnya. Karena pahalanya pun tak terbatas.

Setelah kita sadar dan menjalani bahwa belajar itu perlu sabar, fase setelahnya pada ayat yang lain, Allah mengajak kita untuk bersabar dalam menyampaikan ilmu/mengajar,

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya. (QS. Al-Kahfi : 28)

4. Menjaga kesetaraan dan keadilan

Rasulullah memperlakukan semua murid dengan adil dan setara tanpa membedakan suku, ras, atau latar belakang. Sebagai guru, berikan perhatian dan kesempatan yang sama kepada semua murid tanpa memandang perbedaan mereka.

Berkenaan dengan hal itu Allah juga telah memberikan isyarat tentang manusia merupakan zoon politicon dalam QS. Al-Hujurat : 13 yang artinya :

“Hai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal satu sama lain, Sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah ialah yang paling bertakwa di antara kamu…”

Sebagaimana juga diterangkan dalam hadis Nabi saw,

Diriwayatkan dari Abu Malik al-Asy’ari bahwa Rasulullah saw bersabda,“Sesungguhnya Allah swt tidak memandang kepada pangkat-pangkatmu, tidak memandang pada nasab-nasabmu, tidak pada bentuk rupamu, dan tidak pula memandang pada hartamu, melainkan yang Allah pandang adalah hatimu”

 
5. Menggunakan metode pembelajaran yang efektif

Rasulullah menggunakan berbagai metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman murid-muridnya. Sebagai seorang guru, kita juga harus mencari cara-cara yang efektif untuk menyampaikan materi agar mudah dipahami oleh murid.

Metode adalah المنهج al-manhaj atau الوصلة al-wasalah, yakni sistem atau pendekatan serta sarana yang digunakan untuk mengantar kepada suatu tujuan. Tanpa metode, proses pembelajaran tidak akan dapat tercapai efektif dan efesien menuju ke tujuan pendidikan. Metode pendidikan yang tidak tepat guna akan menjadi penghalang kelancaran jalan proses pembelajaran sehingga banyak tenaga dan waktu yang terbuang sia-sia. Oleh karena itu, metode yang diterapkan oleh pendidik, akan berdaya guna dan berhasil guna apabila menggunakan metode yang tepat sehingga tercapainya tujuan pendidikan yang diharapkan.

Kewajiban tentang belajar dan pembelajaran Firman Allah QS. al-Nahl (16):125ِ

ادْع إِلَى ٰ سَبِيل ِ رَبِك َ بِالْحِكْمَة ِ وَالْمَوْعِظَة ِ الْحَسَنَةۖۙوَجَادِلْه ََ ِه و َ أَعْل ِهِي َ أَحْسَن ۚ إِن َّ رَبَّك م ْ بِالَّتِي َّم بِمَن ْ ضَل ْ

عَن ْ سَبِيلِه ِ ۖ و َِه و َ أَعْلَم بِال َمهْتَدِين 

Terjemahnya :
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan
bantahlah mereka dengan cara yang baik. 

Dalam ayat ini, Allah swt menyuruh dalam arti mewajibkan kepada Nabi Muhammad saw., dan umatnya untuk belajar dan mengajar dengan menggunakan metode pembelajaran yang baik (billatiy hiya ahsan). Dari ayat ini, sehingga dapat dikorelasikan dengan ayat-ayat lain yang mengandung interpretasi tentang metode belajar dan pembelajaran berdasarkan konsep qur’anī. 

 
6. Mendengarkan dengan penuh perhatian

Rasulullah adalah pendengar yang baik. Sebagai guru, dengarkanlah dengan seksama apa yang dikatakan murid dan berikan tanggapan yang tepat serta bermanfaat.

Perintah mendengar adalah perintah terpenting untuk menemukan sebuah kebenaran, terlebih disaat dibacakan pada dirinya tentang alquran. Sebagaimana perintah dalam Firman Allah swt,

وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Apabila dibacakan al-Quran, perhatikanlah dan diamlah, maka kalian akan mendapatkan rahmat.” (QS. al-A’raf: 204).

 
7. Mendorong kreativitas dan pemikiran kritis

Dalam prespektif ayat Al-Quran sudah banyak dijelaskan bahwa kreatif sangat dibutukan. Sebagai salah satu contoh ayat yang membahas kreativitas, bahkan menjadi perintah untuk berpikir kreatif telah termaktub dalam QS. Al-Baqarah (2): 219-220, seperti berikut:

“… Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu memikirkan, Tentang dunia dan akhirat …” (LPMQ, 2021).


Pada ayat ini Allah memerintahkan kepada manusia untuk mengolah apa yang sudah Allah ciptakan kepadanya dengan cara befikir karena  manusia diberi akal untuk mengasah otak. Dengan manusia berusaha menggunakan akalnya, itu adalah perintah yang sudah ditetapkan Allah agar manusia dapat berkembang (Wahidar, 2018)

Wallahu A'lam. */ dikutip dari berbagai sumber


8 Kerajinan Dari Botol Bekas: Cara Membuat dan Contohnya

www.sditarrahmahlumajang.sch.id - Pernahkah Anda melihat kerajinan dari botol bekas? Atau malah Anda sudah tahu cara membuat kerajinan tangan dari botol bekas tersebut? Memangnya kenapa ya botol bekas itu perlu kita gunakan lagi dalam berbagai bentuk?

Berapa banyak dari kita yang sering sekali mengonsumsi minuman instan dalam kemasan botol? Dari peristiwa itu, berapa banyak botol yang akan menjadi sampah? Padahal botol-botol tersebut bukan hanya yang terbuat dari kaca, mayoritas adalah botol dengan bahan plastik.

Kita pasti tahu bahwa bahan plastik, apa pun bentuknya, adalah sampah yang sangat sulit untuk bisa terurai dalam tanah. Butuh bertahun-tahun lamanya sampai plastik itu bisa pecah dan terurai. Bisa kamu bayangkan, dalam kurun waktu bertahun-tahun tersebut, ada berapa banyak botol lagi yang bertambah menjadi sampah dan limbah?

Banyak berita yang mengabarkan bahwa di suatu perairan, entah sungai atau lautan, terlihat ada tumpukan sampah botol yang mengambang di air dan akhirnya malah menyumbat aliran air tersebut. Belum lagi berita tentang hewan laut yang secara tidak sengaja terjebak dalam tumpukan sampah botol. Memprihatinkan sekali ya?

Untuk itulah, kali ini kita akan membahas mengenai cara membuat kerajinan botol bekas beserta gambarnya. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk mengurangi sampah botol yang jumlahnya sudah banyak sekali di luar sana. 

Memanfaatkan botol bekas untuk dijadikan sebagai hasil karya kerajinan termasuk dalam salah satu upaya daur ulang sesuai dengan konsep reduce, reuse, dan recycle (3R). Jika kamu merasa kurang bisa mengurangi pemakaian atau konsumsi minuman yang menggunakan botol plastik, maka cobalah untuk memanfaatkan botol-botol itu dengan baik dan bijaksana. 

 

Macam-macam Kerajinan dari Botol Bekas yang Mudah

Pada dasarnya, kerajinan dari botol bekas merupakan sebuah hal yang mungkin sudah kamu kenal sejak di bangku sekolah. Ada beberapa tugas dari materi pelajaran seni atau keterampilan yang memerintahkan kamu untuk membuat sebuah karya dari botol bekas.

Cara membuat kerajinan dari botol bekas sebenarnya tidak termasuk dalam proses yang rumit atau membutuhkan peralatan yang banyak dan mahal. Dengan kreativitas dan daya imajinasi, benda-benda yang ada di sekitar kamu pun bisa disulap menjadi sebuah karya yang unik. Bukannya tidak mungkin, karya-karya ini juga bisa memiliki nilai jual, sehingga kamu bisa mendapatkan keuntungan. 

Berikut adalah beberapa contoh kerajinan dari botol bekas beserta cara membuatnya.

1. Celengan

Selama ini, yang namanya celengan mungkin lebih kamu kenal dalam bentuk kaleng atau plastik dengan berbagai bentuk yang unik. Namun, kali ini celengan kerajinan dari botol bekas adalah benda yang akan kamu buat. 

Bahan dan alat yang kamu perlukan, adalah:

  • Botol bekas
  • Cat semprot
  • Cutter/gunting
  • Kertas warna-warni
  • Lem

Cara membuat celengan kerajinan dari botol bekas:

  • Cobalah untuk memotong botol menjadi lebih pendek, lalu sambungkan kembali;
  • Warnai permukaan botol dengan cat semprot sesuai dengan selera kamu;
  • Jika tidak ada cat semprot, kamu bisa menggunakan tempelan kertas warna-warni dari kertas lipat atau kertas manila di permukaan botol;
  • Buat pola telinga dan kaki dari kertas, lalu coba tempelkan di botol dengan menggunakan lem;
  • Lubangi bagian atas botol sesuai dengan besarnya uang. Lubang ini akan berfungsi sebagai jalur uang masuk;

Selain bisa dimanfaatkan untuk menabung, kamu juga bisa menjadikan celengan ini sebagai aksesoris hiasan di rumah atau di kamar. 

 

2. Bunga Hias


Kerajinan dari botol bekas yang mudah
untuk dibuat berikutnya adalah bunga hias. Bahan yang kamu butuhkan:

  • Botol bekas plastik berwarna-warni
  • Gunting 
  • Tangkai bunga plastik
  • Lem

Cara membuatnya:

  • Gunting botol sesuai dengan pola kelopak bunga yang kamu inginkan;
  • Siapkan guntingan kelopak dari botol dalam jumlah cukup banyak;
  • Gabungkan dan tempelkan kelopak plastik tersebut sehingga menyerupai bentuk bunga;
  • Tempelkan bunga yang sudah jadi pada tangkai bunga plastik. Jika tidak ada, kamu bisa menggunakan sedotan;
  • Buat bunga plastik dalam jumlah banyak.

Bunga hias sebagai kerajinan dari botol plastik bekas ini bisa kamu jadikan sebagai hiasan di rumah.

 

3. Mobil-mobilan

Kita juga bisa mengkreasikan kerajinan dari barang bekas botol Aqua menjadi sebuah bentuk mainan mobil-mobilan. Kamu bisa memberikan hasilnya kepada anak kecil kemudian. 

Inilah bahan yang perlu kamu siapkan:

  • 1 botol plastik bekas Aqua
  • 4 buah tutup botol plastik bekas
  • Cat air
  • Lem tembak
  • Spidol
  • Kuas kecil
  • Gunting
  • 2 batang sedotan kecil
  • 2 batang sedotan besar

 Langkah-langkahnya:

  • Gunting sedotan besar sekitar 1 cm lebih panjang dari bodi botol. Ukur dan pastikan panjang diameternya 05 di sisi kanan maupun kiri;
  • Tempelkan dengan menggunakan lem tembak;
  • Tempelkan kedua batang sedotan secara sejajar. Tunggu lem sampai kering dan sedotan merekat pada botol;
  • Ambil 4 buah tutup botol plastik;
  • Lubangi bagian tengah botol dengan ujung gunting atau benda runcing;
  • Buat lubang seukuran dengan sedotan yang sudah dipotong sebelumnya;
  • Masukkan sedotan ke dalam lubang mobil dengan lem tembak;
  • Lakukan hal tersebut pada seluruh tutup botol plastik;
  • Tempelkan kedua kerangka yang telah dilengkapi 4 roda tersebut pada bagian bodi mobil menggunakan lem tembak.

 

4. Tempat Pensil Lucu

Contoh kerajinan dari botol bekas berikutnya adalah tempat pensil yang lucu untuk diletakkan di atas meja belajar atau meja kerja. 

Bahan-bahannya:

  • Botol plastik bekas
  • Kain flanel
  • Kardus
  • Tali kur
  • Lem tembak
  • Gunting

Cara membuat tempat pensil kerajinan dari botol bekas:

  • Potong kardus menjadi bentuk lingkaran;
  • Lapisi dengan kain flanel, rekatkan dengan lem tembak;
  • Potong botol menjadi beberapa ukuran sesuai dengan selera dan kebutuhan kamu;
  • Lapisi juga dengan kain flanel;
  • Susun kardus dan botol hingga menjadi sebuah bentuk tabung;
  • Jangan lupa untuk merekatkan semua sisinya dengan erat;
  • Tempat pensil lucu sudah jadi!

 

5. Lukisan

Lukisan abstrak yang indah ternyata bisa dibuat hanya dari tutup botol bekas. Bahannya sederhana, caranya mudah, namun hasilnya luar biasa.

Bahan yang kamu butuhkan:

  • Tutup botol plastik warna-warni dalam jumlah banyak
  • Styrofoam lebar seukuran kanvas
  • Lem tembak

Cara membuatnya:

Susun dan tempelkan seluruh tutup botol tersebut pada styrofoam dengan menggunakan lem tembak. Kamu bisa membuat pola gambarnya terlebih dulu jika memang diperlukan. Tujuannya adalah agar lukisan jadinya lebih rapi. 

 

6. Pot Gantung

Menghias rumah dengan tanaman adalah sebuah hal yang menyenangkan. Jika kamu ternyata mempunyai banyak tanaman yang akan lebih indah bila ditanam dengan posisi tergantung, maka botol bekas juga bisa menjadi sebuah solusi. 

Bahan:

  • Botol bekas plastik dalam berbagai ukuran
  • Tali gantung yang kuat
  • Cat warna-warni

Caranya:

  • Potong bagian bawah botol;
  • Beri warna dengan cat sesuai dengan selera kamu;
  • Tempelkan dengan tali gantung;
  • Pot gantung siap untuk digunakan.

Agar terlihat lebih cantik, kamu bisa menggunakan berbagai warna untuk pot gantung ini. 

 

7. Vas Bunga


Tidak hanya pot gantung, kamu juga bisa membuat vas bunga dari botol bekas unik. Cukup simple, bahan-bahan yang dibutuhkan adalah:

  • Botol plastik bekas berukuran kecil, sedang, atau besar
  • Penggaris
  • Pulpen atau spidol
  • Gunting
  • Cutter

Cara membuat:

  • Potong botol plastik menjadi dua bagian. Bagian bawah botol akan digunakan untuk membuat vas bunga.
  • Buat garis vertikal dengan jarak dan panjang yang sama di sekeliling botol, lalu gunting sesuai garis tersebut.
  • Setelah dipotong, letakkan botol dalam posisi terbalik dan tekan kuat sehingga potongan melebar.
  • Tekuk potongan ke arah samping secara perlahan dan selipkan ujung potongan ke sisi dalam bagian di sebelahnya.
  • Lakukan pada seluruh potongan di sekeliling botol plastik.

 

8. Pot

Banyak botol Aqua bekas di rumah yang tidak terpakai lagi? Yuk, langsung didaur ulang menjadi pot botol Aqua!

Alat dan bahan yang dibutuhkan:

  • Botol Aqua bekas
  • Gunting
  • Paku
  • Kuas
  • Cat warna-warni

Cara membuat:

  • Cuci dan keringkan botol Aqua yang sudah tidak terpakai.
  • Gunting botol Aqua menjadi dua bagian.
  • Lubangi bagian bawah botol menggunakan paku untuk mengalirkan kelebihan air saat menyiram tanaman.
  • Cat pot botol Aqua dengan warna favorit menggunakan kuas. Kamu juga bisa menambahkan motif favoritmu.
  • Tunggu cat mengering sebelum digunakan sebagai pot.

 

Manfaat Kerajinan Tangan dari Botol Bekas

Meskipun terkesan sederhana, namun ternyata ada cukup banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan membuat kerajinan tangan dari botol bekas tersebut.

  • Mengurangi sampah atau limbah botol plastik

    Hal ini adalah manfaat yang mungkin paling nyata di antara yang lainnya. Tidak selamanya barang bekas itu berarti tidak lagi memiliki fungsi. Semuanya tergantung dari cara kamu bisa memberikan ide kreatif dalam hal ini.

  • Mengasah kreativitas dan imajinasi

    Adanya bahan mentah yang bisa digunakan, secara otomatis akan membuat kamu berusaha memikirkan ide kreatif untuk mengembangkannya menjadi sebuah produk baru yang unik dan memiliki nilai lebih.

  • Melatih kesabaran dan ketekunan

    Proses pembuatan kerajinan dari botol bekas ini pastinya tidak dalam waktu yang singkat, walau tidak dalam waktu yang amat lama juga. Namun, hal ini membutuhkan keuletan, ketekunan, dan kesabaran lebih.

  • Mendapatkan keuntungan

    Ide membuat kerajinan tangan dari botol bekas ini bisa menjadi sebuah peluang bisnis yang menjanjikan jika kamu pandai mengelolanya dengan baik. Bahkan, jika kamu mampu mengembangkannya, maka lapangan kerja baru pun akan ikut tercipta.

Jika dilihat penjelasan mengenai manfaat kerajinan dari botol bekas di atas, disebutkan bahwa contoh kerajinan dari botol bekas ini memang bisa dijadikan sebagai peluang bisnis yang bagus. 

Kamu paham kan bahwa untuk menjadi seorang pebisnis yang sukses, salah satu kuncinya adalah dengan kemampuan untuk melihat adanya peluang di mana dan kapan saja? Nah, kerajinan dari botol bekas ini termasuk salah satu peluang tersebut. 

Bagaimana bisa botol bekas dan peralatan seadanya mendatangkan keuntungan? Di sinilah kemampuan strategi bisnis dan pemasaran kamu diuji dengan baik. Begini penjelasannya.

  • Pertama, bahan yang diperlukan bisa didapat dengan mudah. Dengan begitu, kamu bisa menghemat modal. Sampah botol ada banyak di mana-mana, lem tembak dan bahan lainnya juga bisa dibeli dengan harga yang relatif murah. Meskipun begitu, kamu perlu untuk tetap menyiapkan dana karena mungkin pada suatu momen kamu harus membeli botol bekas dari pemulung atau bahkan pengepul.
  • Kedua, kamu bisa membuatnya secara manual alias tidak memerlukan bantuan mesin. Secara otomatis, biaya produksi bisa ditekan dan dananya bisa dialokasikan ke pos lainnya.
  • Ketiga, kamu perlu bekerja cukup keras di tahap promosi dan pemasaran. Namun, hal ini bisa dipermudah dengan memanfaatkan media sosial dan marketplace. Kamu bisa mengatur jenis promosi, harga, dan tentunya jangkauan pasar yang akan kamu dapatkan menjadi lebih besar. Otomatis, peluang untuk hasil kerajinan dari botol bekas itu menjadi laku dan dikenal oleh masyarakat semakin besar. */Masnur, Humas SDIT Ar Rahmah

Sumber : https://majoo.id/solusi/detail/kerajinan-dari-botol-bekas

Desain Oleh Masnur Masnur Belajar | Spesial Buat SDIT Ar Rahmah