SIAPA BILANG 0 TIDAK BERARTI?

www.sditarrahmahlumajang.sch.id - Di sebuah pelatihan online melalui zoom meeting, jumlah peserta mencapai seribu orang. Satu hari sebelumnya undangan digital dibuat, dan sudah disebarkan pula pada hari yang sama kepada peserta.

Namun ketika waktu yang ditunggu-tunggu tiba kemarin, sebuah insiden terjadi. Rupanya operator zoom yang diberi amanat untuk menyiapkan room dengan kapasitas seribu peserta, salah membuat konfigurasi menjadi seratus. Memang seperti kesalahan kecil saja, hanya kurang satu angka nol.

Tetapi kekeliruan mengetik 1000 menjadi 100 rupanya memberi efek yang cukup besar. Sepanjang hari itu di HP operator penuh notifikasi dari pada peserta yang bertanya-tanya mengapa mereka tak bisa masuk.

Ada ratusan orang yang kecewa, bertambah pekerjaan untuk menjelaskan apa yang terjadi sambil memohon maaf. Belum lagi harus mengulang agenda yang sama pekan depan.

Setidaknya ada pelajaran berharga dari kejadian tersebut, bahwa angka 0 itu tidak bisa diremehkan. Memang terkadang 0 itu tak berarti, tapi dalam kondisi tertentu bisa saja ia menjadi begitu penting.

Bila angka 0 dalam hitungan manusia cukup berharga, apalagi kalau kita bayangkan dalam hitungan Allah. Tentu teramat besar lagi berharganya. Mari kita ingat-ingat ketika Allah menjanjikan angka 0 kepada manusia.

مَن جَآءَ بِٱلْحَسَنَةِ فَلَهُۥ عَشْرُ أَمْثَالِهَا

"Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya."

Pada Surat Al-An'am ayat 160 di atas, Allah berfirman bahwa 1 kebaikan yang kita lakukan akan diberi pahala dengan tambahan angka 0 menjadi 10. Tak berhenti sampai di sini, ada pula dalam Surat Al-Baqarah ayat 261,

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ

"Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji."

Lihatlah ayat tersebut, bahkan Allah menambah pahala laksana bulir tanaman yang dapat menghasilkan 100 biji. Artinya dilipatgandakan pahala hingga dua angka 0 setelahnya.

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan."

Kalau dua angka 0 belum juga dianggap penting oleh kita, simaklah kembali Surat Al-Qadr yang menyebutkan bagaimana pahala berlipat-lipat mencapai tiga angka 0 setelahnya. Yaitu ketika 1 dianggap seperti 1000. Masihkah kita akan menganggap angka 0 yang datang dari Allah itu tidak berarti?

Salam sukses! */ Admin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah memberikan masukan

Desain Oleh Masnur Masnur Belajar | Spesial Buat SDIT Ar Rahmah